TOLERANSI
Toleransi berasal dari kata Toleran yang berarti bersifat menghargai pendirian yang berbeda dengan pendirian sendiri. Perlunya Toleransi dalam kehidupan bersosialisasi ini, bukan hanya dimaknai dengan pengetahuan akan definisi frase ‘toleran’ sendiri, tetapi perlu juga aplikasi sikap secara individu. Kenapa hal ini perlu kita bahas, karena akhir-akhir ini secara eksplisit Pembunuhan Toleransi sering kali dilakukan oleh sekelompok ekstrem radikal yang selalu menginginkan sebuah keseragaman, ini membuat tercorengnya elegansi akan ragam budaya dan agama yang pluralis di Indonesia ini.
Karena menghargai ialah membiarkan atau memperbolehkan orang berpendirian. Dan kebebasan berpendirian ialah kebebasan berpendapat, cara pandang, kepercayaan yang dianut, kebiasaan yang dilakukan dan sebagainya. Inipun berawal dari ideal atau keserasian yang dikehendaki manusia secara individu. Adapun etika saat kita hendak melakukan kebebasan berpendirian adalah 1.jangan membuat atau menjadi batu sandungan buat orang lain dan 2.cek (introspeksi diri) apakah selama ini kita sudah memberikan kebebasan berpendirian kepada orang lain.
Akar permasalahan ialah dari ketidaksepakatan akan perbedaan yang dianggap tidak sesuai dengan ideal yang dianutnya. Lalu berujung pada bentuk penyimpangan atau ketidakterimaan akan sikap Toleransi ini, menciptakan sebuah antiklimaks kepribadian masyarakat Indonesia yang toleran dalam hubungan antar ras, suku, dan agama.
Disini saya mengajak teman-teman untuk terus menanamkan kesadaran dan juga semangat dalam aplikasi sikap ber-toleransi, supaya terciptanya hidup yang harmonis dan tentram.
By: aryat
Saturday, August 30, 2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment